Rabu, 08 Oktober 2014

18.00 pm

18.00 pm
Pagi itu suasana sekolah dyta gempar dengan kabar yang bisa membuat bulu kuduk berdiri. Kabarnya ada salah satu siswa yang karena ada kegiatan tambahan hingga pulang melebihi jam peraturan yang  diterapkan sekolah, yaitu semua siswa dilarang berada di area sekolah lebih dari jam 18.00. Entah apa alasan pihak sekolah membuat peraturan seperti itu. Yang pasti bila ada siswa yang berani melanggar akan diskorsing. Siswa itu menuturkan bahwa dimalam kejadian telah melihat penampakan hantu wanita yang berjalan melayang disekitar kelas paling pojok yang konon katanya telah dihuni makhluk lain karena dibiarkan lama tak diisi. Tak jauh dari kelas kosong tersebut ada sebuah taman kecil beralaskan rumput. Ditengahnya terdapat dua patung hewan kijang, yang satu kepalanya merunduk sedangkan yang satunya lagi berkepala tegak. Siswa itu pun menambahkan kalau kedua patung tersebut pun bergerak hidup layaknya hewan hidup kebanyakan.
Kegemparan atas kejadian yang dialami siswa tadi malam itu langsung membuat banyak tanya dikepala semua penghuni sekolahan itu, termasuk Dyta 'en the gank. Dyta memang merasa heran dengan peraturan yang dbuat sekolah tentang dibatasinya siswa untuk beraktifitas diluar jam sekolah sampai malam, padahal terkadang untuk mengerjakan tugas atau melakukan kegiatan ektrakulikuler bisa menghabiskan waktu sampai malam walaupun jauh dari kata larut. Seperti sekolah lain yang membebaskan siswa-siswanya untuk beraktifitas sampai malam. Maka kejadian tadi malam membuat Dyta berpikir negatif bahwa semua itu ada kaitannya dengan peraturan yang diterapkan sekolah. Ada rahasia apakah di sekolah pada jam 18.00?.
“ Semua kabar itu bohong! Itu hanya omong kosong siswa yang ingin mencari sensasi saja.” seru salah satu guru ketika ditanya perihal kebenaran kejadian yang dialami siswa itu.
“ Lalu kenapa ada peraturan tentang dibatasinya waktu sampai 18.00? Apa ada kaitannya dengan kejadian siswa itu?” tanya gina, teman Dyta yang exited dengan hal yang berbau mistis atau horor.
“ Bukan begitulah. Pihak sekolah hanya tak ingin bertanggung jawab bila ada siswa terlambat pulang  ke rumah” dalih guru itu .
Semakin banyak tanya yang diajukan para murid, semakin pintar juga guru-guru berdalih tapi sekeras apapun dalih yang dilontarkan para guru tak membuat siswa-siswa diam begitu saja untuk tidak merasa penasaran.
“ Aku yakin pasti ada misteri kenapa jam 18.00 sekolah harus sudah ditutup” ucap Gina dengan mimik muka super serius.
“ Ehm, nggak begitu juga. Aku pikir, bisa jadi kejadian itu hanya halusinasi anak itu saja, karena dia sendirian hingga pikiran paranoid hinggap dikepalanya apalagi suasana sekolah begitu sepi dan gelap.” tepis Andri menyanggah pernyataan Gina.
Dan wajar kalau Andri berkata seperti itu. Bagi Andri hal yang bersifat takhayul dan mistis itu tidak ada. Menurut Andri, rasa takut merupakan perasaan paranoid yang diciptakan oleh diri sendiri hingga menyebabkan halusinasi pada orang yang bersangkutan. Andri sama sekali tidak percaya adanya hantu atau setan sekalipun. Gina hanya terdiam mendengar ucapan Andri, begitu juga Dyta.

Sekolah tampak lenggang dan sepi seusai lonceng pulang berbunyi. Mungkin hanya beberapa siswa yang terlihat masih tinggal disekolah karena kegiatan ekstrakulikuler atau hanya sekedar nongkrong saja. Begitupun Dyta yang tidak segera pulang seusai bel berbunyi. Hari ini Dyta ada tugas piket membereskan buku-buku diperpustakaan. Harusnya tugas piket dikerjakan oleh dua orang tapi karena teman piket Dyta tidak masuk sekolah maka mau nggak Dyta harus mengerjakannya sendiri. Suasana perpustakaan seusai bubar sekolah tampak sepi, hanya beberapa orang yang masih tinggal diperpustakaan. Tak lama satu persatu mereka pun meninggalkan perpustakaan dan membiarkan Dyta bertugas sendirian. Tanpa ada seorang pun. Dyta melirik jam tangannya. Waktu sudah menunjukan pukul empat sore. Dalam hening Dyta melihat kesekeliling perpustakaan, sunyi dan sepi. Tiba-tiba Dyta teringat kejadian yang dialami siswa lain tadi malam, terlebih lagi kejadian tersebut terjadi dilorong koridor dekat kelas kosong yang sudah lama tak terpakai dan dibiarkan begitu saja berantakan. Dyta baru sadar kalau kelas kosong itu letaknya tepat bersebelahan dengan perpustakaan. Pikiran buruk seketika hinggap dikepala Dyta. Tanpa pikir panjang Dyta segera membereskan buku-buku yang tergeletak dimeja untuk dipindahkan ke rak agar bisa selesai sebelum jam lima sore.

Tiba-tiba Dyta merasakan angin dingin berhembus disekitar kepalanya yang disertai suara aneh yang samar. Dyta terdiam sejenak dan mengusap kepalanya perlahan seraya mengedarkan pandangan ke sekeliling. Tetap sepi dan lebih sunyi.
“BRAAKK”  suara kursi jatuh terdengar keras hingga membuat jantung Dyta serasa copot, kaget. Dyta kemudian berjalan perlahan kearah suara. Dengan jantung berdetak cepat tentunya. Terlihat sebuah kursi memang tergeletak adanya. Dyta segera membenarkan posisi kursi ke posisi semula. Tapi belum lama Dyta membenarkan posisi kursi yang tiba-tiba terjatuh, kembali Dyta dikagetkan dengan suara jendela yang terbuka dengan suara yang keras. Dan seketika halaman sekolah dengan taman kecilnya pun terlihat. Taman yang terdapat dua patung kijang yang kabarnya pada kejadian malam itu terlihat hidup. Tak lama disusul suara buku-buku yang berjatuhan. Sesaat jantung Dyta serasa berhenti berdetak. Rasa takut seketika menjalar dari ujung rambut hingga kaki. Dyta tidak pernah berpikir kalau semua kejadian diruang perpustakaan ini bukan tanpa sengaja adanya. Dyta menelan ludah. Mukanya tampak pucat karena perasaan takut. Perlahan Dyta berjalan mendekati jendela. Detak jantungnya bergemuruh tak beraturan.
Perlahan Dyta menutup jendela, tetapi belum sepenuhnya jendela tertutup, Dyta melihat sekelebat bayangan putih melintas didepannya. Saking kaget Dyta melonjak mundur kebelakang.
‘Apa itu tadi??’ guman Dyta lirih bercampur kaget.
“ Kamu belum pulang?” tiba-tiba muncul suara parau yang bertanya dibelakang Dyta.
Dyta kontan menoleh kearah suara. Belum sedikitpun Dyta meredakan rasa terkejut dan takutnya dengan kejadian-kejadian diperpustakaan ini, Dyta kembali dikagetkan dengan suara parau dibelakangnya yang ternyata seorang cewek, mungkin salah satu siswi sekolah ini. Dyta menatap cewek yang ada dihadapannya itu. Cantik dengan rambut panjang sepinggang terurai. Tapi, kenapa mukanya begitu pucat?.
“ Kamu belum pulang?” tanyanya kembali.
“ Belum. Aku piket membereskan ruangan perpustakaan.” Jawab Dyta dengan suara agak terbata.
“ Sudah hampir magrib, kamu sebaiknya pulang saja. Ruangan perpustakaan biar aku yang bereskan.” Ucap cewek itu, tanpa ekpresi.
Dyta melirik jam tangan. Ah, ternyata benar. Sudah pukul lima sore,
“ Tapi... masih banyak buku yang belum dibereskan.”
“ Nggak apa-apa. Kamu pulang saja. Sebelum terjadi hal yang tidak kamu inginkan”
Dyta terdiam mendengar ucapan cewek itu. Maksudnya apa?.
Tanpa pikir panjang Dyta mengiyakan ucapan cewek itu untuk secepatnya pulang sebelum magrib. Setelah mengucapkan terima kasih, Dyta bergegas meninggalkan perpustakaan dan keluar dari area sekolah yang pada sore hari terasa sekali keangkerannya.

“ Seriusan, nih? Siswi aneh?” tanya Gina heran setelah mendengar cerita Dyta.
Dyta mengangguk pelan, mengiyakan.
“ Ehm... cewek yang cukup memcurigakan. Dia tahu kalau waktu bila menunjukan pukul 18.00 tepatnya hampir magrib akan terjadi hal yang tidak baik, tapi kenapa dia masih tinggal di area sekolah? Kayaknya itu cewek mengetahui sesuatu yang jadi pertanyaan semua siswa disekolah ini. Sebuah misteri kenapa sekolah menerapkan peraturan agar siswa tidak berada di area sekolah tepat jam 18.00.” Andri ikut menimpali.
“ Kita coba saja tinggal di area sekolah sampai magrib tiba, bagaimana?” ajak Gina yang langsung disambut gelengan tegas Dyta. Hal gila seperti itu tidak mungkin di iyakan Dyta apalagi sesudah kejadian kemarin sore ketika dirinya berada diperpustakaan, banyak kejadian yang membuat dirinya serasa susah untuk sekedar bernafas.
“ Kamu jangan gila, Gin. Aku nggak mau jantung copot gara-gara mengalami hal menyeramkan.” Dyta menolak tegas.
“ Nggak akan lah, Dyt. Kita hanya ingin tahu saja kebenaran tentang kabar itu. Ingin membuktikan juga, apa yang menjadi alasan pihak sekolah membuat peraturan seperti itu.” Gina berusaha meyakinkan Dyta tentang rencananya.
Dyta tetap menggelengkan kepala. Dyta sadar betul kalau dirinya adalah tipe orang yang lumayan penakut. Maka, benar-benar tindakan yang bodoh bila dia mau melakukan hal yang menjadi pantangannya.

Bel tanda berakhirnya kegiatan sekolah berbunyi. Semua siswa dengan kompak berhamburan keluar kelas. Begitupun dengan Dyta, tak ingin mencoba berlama-lama berada disekolah semenjak kejadian kemarin. Tidak semua siswa memang usai belajar langsung bergegas pulang. Ada yang karena mengerjakan tugas tambahan membuat sebagian siswa terpaksa tinggal di sekolah untuk menyelesaikannya. Dyta bergegas keluar dari kelas ketika bel berbunyi tanda berakhirnya pelajaran. Awalnya Dyta berencana untuk bolos ekstrakulikuler kesenian hari ini, Dyta merasa cukup sekali saja merasakan ketegangan karena perasaan takut  apabila berlama-lama tinggal di area sekolah. Suasana sekolah sore hari benar-benar tidak bersahabat. Tapi sial bagi Dyta, niat bolosnya ketahuan pembina eskul maka mau tak mau Dyta pun terpaksa ikut.

Selama kegiatan eskul berlangsung, entah kenapa perasaan Dyta tak menentu. Apalagi ketika Dyta disuruh mengambil peralatan eskul diruang perlengkapan yang letaknya tak jauh dari perpustakaan. Dengan malas Dyta pun pergi keruang perlengkapan.
“ Neng… Neng Dyta.” Panggil seseorang dari belakang
Dyta menoleh kearah suara yag ternyata Pak Kirman, penjaga sekolah.
“ Mau mengambil peralatan kesenian, neng?” Tanya Pak Kirman.
Dyta mengangguk.
“ Iya, Pak.”
“ Maaf, neng. Neng ambil saja peralatannya diruang perpustakaan, tadi ruang peralatannya harus dikosongkan dulu jadi semua barang keperluan eskul sementara berada diperpustakaan” kata Pak Kirman menjelaskan.
Dyta terdiam. Mungkin daritadi perasaannya nggak menentu karena tahu akan terjadi hal seperti ini.
“ Oh iya, neng… lain kali kalau mau berada lama di sekolah, beritahu bapak, ya. Takutnya neng nanti ke kunci. Neng kan tahu peraturan sekolah melarang siswanya berada di sekolah lebih dari jam 18.00” timpalnya lagi.
“ Tapi bukan saya, kok kemarin yang pulang terakhir. Masih ada siswi lain yang berada di perpustakaan” Ucap Dyta.
“ Setahu bapak, neng yang terakhir pulang”
Dyta lalu menjelaskan semuanya berikut tentang siswi yang ditemuinya sewaktu diperpustakaan. Dyta juga menjelaskan cirri-ciri siswi tersebut.
Pak Kirman langsung terdiam. Ditatapnya Dyta dengan penuh heran.
“ Bapak tahu siswi yang ciri-cirinya neng sebutkan itu, dia memang siswi sekolah ini tapi neng, siswi tersebut sudah meninggal.”
Deg. Jantung Dyta serasa berhenti berdetak mendengar ucapan Pak Kirman. Dyta segera mengambil peralatan kesenian dengan ditemani Pak Kirman lalu bergegas pergi.

Eskul hari ini dirasa sangat menyita waktu bagi Dyta. Jam setengah enam Dyta baru menyelesaikan eskulnya. Dengan ditemani Gina dan Andri, Dyta membereskan peralatan eskulnya lalu membawanya ke ruang perpustakaan untuk disimpan kembali. “ Cepetan, dong jalannya. Sudah hampir jam magrib, nih.” Ucap Dyta.
“ Sabar, berat nih peralatannya.”
Dyta, Gina dan Andri bergegas memasuki ruangan perpustakaan. Ruangan tampak sepi dan sunyi dengan rak-rak berjejer rapi. Andri merasakan suasana menyeramkan yang benar-benar membuat perasaan tak menentu.
“ Perasaan aku nggak enak begini. Cepat-cepet beresin terus cabut.” Ucap Andri yang di iyakan oleh Dyta dan Gina.
Dyta dan Andri segera menyimpan peralatan dan sedikit membereskan posisinya biar tidak berantakan. Lalu tanpa mensia-siaan waktu Dyta, Andri dan Gina bergegas meninggalkan ruangan perpustakaan. Tapi baru beberapa langkah berjalan tiba-tiba pintu perpustakaan tertutup dengan sendirinya. Andri segera berlari menuju pintu dan berusaha membukanya. Tapi pintu tidak dapat terbuka.
“ Kenapa pintunya tertutup sendiri, sih?” Tanya Gina heran.
“ Sekarang sudah jam 18.00. kalian ingat nggak cerita aku kemarin?” ucap Dyta agak terbata. Rasa takut sedikit demi sedikit hinggap didiri Dyta, begitupun Gina.
“ Dri, cepat buka pintunya. Masa cowok nggak bisa membuka pintu, sih?” Gina mulai panik.
“ BRAAAKKK” suara benda jatuh terdengar keras menggema. Semuanya tampak diam tercekat. Disusul dengan suara buku-buku yang berjatuhan kelantai. Semuanya langsung panik. Andri terus berusaha membuka pintu, tapi sia-sia sedikitpun pintu nggak bergeser.
“ Kalian belum pulang? Sudah hampir magrib, lho?”
Semuanya diam tercekat mendengar suara parau yang tiba-tiba terdengar dari arah belakang. Terutama Dyta, wajahnya langsung pucat pasi mendengar kalimat itu.
Andri perlahan menoleh ke belakang, kearah suara sedangkan Dyta dan Gina saling berpelukan karena takut. Tak ada siapa-siapa.
“ Wooiii… siapa diluar, tolong bukakan pintu.” Teriak Andri seraya menggedor-gedor pintu.
“ BRAAKKK”  kembali suara benda jatuh terdengar, kali ini lebih keras. Tak lama, disusul suara senandung lirih.
Semua tampak panik. Andri yang hilang kesabaran akhirnya mendobrak pintu dengan sekuat tenaga, dibantu Dyta dan Gina.

Andri, Dyta dan Gina bergegas keluar ketika akhirnya pintu berhasil terbuka, meskipun harus didobrak. Mereka segera berlari menjauh dari ruang perpustakaan. seketika lari mereka terhenti ketika dilihatnya ada seekor kijang yang menghalangi. Matanya bersinar merah menatap tajam kearah mereka. Dyta menoleh kearah taman kecil dimana patung kijang berada. Dan… astaga, patung kijangnya nggak ada.
Gina yang ketakutan menjerit histeris.
“ Balik arah, lewat sini.” Andri berteriak seraya berlari yang di ikuti Dyta dan Gina.
Mereka berlari melalui koridor melewati kelas demi kelas menuju gerbang keluar. Tapi, lagi-lagi lari mereka terhenti dan muka mereka pun tercekat melihat sosok yang menghadang mereka.
Sosok perempuan yang memakai pakaian putih dengan rambut panjang terurai dan wajah merunduk tengah menghadang mereka. Sosok itu berjalan pelan dengan kaki terseok-seok mendekati mereka. Gina dan Dyta berteriak histeris.
“ Lari cepat ke arah belakang..!!” teriak Andri.
Dyta dan Gina pun berlari mengikuti Andri dengan uraian airmata saking takutnya. Entah mimpi apa malam-malam kemarin hingga harus mengalami hal menegangkan seperti ini. Ditengah larinya, Gina sekilas melihat kearah belakang.
‘astagaaa…’ makhluk itu terus mengikuti. Langkahnya yang terseok-seok malah semakin cepat mengikuti. Gina semakin histeris hingga lututnya terasa bergetar lemas, dan akhirnya terjatuh. Dyta sekuat tenaga berusaha mengangkat tubuh Gina agar cepat berdiri.
“ Andri, tolong Gina…” teriak Dyta. Namun Andri tak mendengar dan berlari semakin jauh meninggalkan Dyta dan Gina yang terjatuh. Dyta panik. Dilihatnya arah belakang dimana makhluk perempuan itu mengejar. Tapi, makhluk itu tiba-tiba menghilang. Dyta mengedarkan pandangan keseluruh penjuru, tetap makhluk itu tidak ada. Dyta segera membangkitkan Gina yang terjatuh lalu berusaha berlari kembali, dan….
“ Aaaaaarrrgggghh….” Gina dan Dyta berteriak hisretis ketika dilihatnya makhluk perempuan itu sudah ada dihadapan mereka. Sangat dekat bahkan. Gina langsung tak sadarkan diri. Sedangkan Dyta beringsut mundur seraya menangis melihat makhluk yang sedari tadi mengejarnya sudah berada dihadapan wajahnya.
Terlihat dengan jelas wajah makhluk itu. Dengan kulit keriput dan bola mata yang…astaga, putih semua. Bibirnya menyeringai mengeluarkan tawa yang mengekeh menakutkan . Dyta menutup matanya, tak sanggup melihat kengerian yang ada dihadapannya. Bibir Dyta komat-kamit melafadzkan doa yang tak henti.

Suasana hening. Tak ada suara tawa ataupun suara langkah terseok. Perlahan Dyta membuka mata. Mahkluk itu tak ada lagi dihadapannya. Dyta membuka mata lebar-lebar seraya mengatur nafasnya yang terengah-engah. Tapi tiba-tiba Dyta merasakan hembusan nafas berasal dari sampingnya. Dengan jantung berdetak, Dyta perlahan menoleh kesamping dan… astaga, makhluk itu berada tepat disamping Dyta dengan wajah menyeramkannya. Dyta kontan memalingkan muka dan tanpa melihat keadaan kepala Dyta terantuk tembok dan tak sadarkan diri.

Ketika membuka mata, Dyta melihat sudah banyak kerumunan orang. Mulai dari Pak Kirman, guru wali kelas dan kepala sekolah juga orang tua Dyta. Terlihat juga Andri yang tengah berdiri dihadapan Dyta seraya tersenyum tipis. Kulihat juga Gina dibopong yang ternyata masih tak sadarkan diri. Setelah suasana tenang dan kondusif, Dyta menceritakan semua kejadian yang dialaminya. Semua orang yang mendengarkan terdiam, terutama Pak Kepsek.
Esok harinya, sekolah mendadak diliburkan selama seminggu. Dan atas permintaan Pak Kepsek untuk merahasiakan kejadian yang terjadi dan berjanji akan mengusut semuanya hingga tuntas.

Dyta termenung dikamar. Kejadian menegangkan yang menimpa dirinya tak akan pernah ia lupakan. Kejadian yang untuk seumur hidupnya baru pertama kali terjadi ini akan menjadi cerita tersendiri didalam hidupnya.



















Kau bukan untukku...

Valentine, Kau Memang Bukan Untukku...

Valentine is coming. Seperti tahun-tahun sebelumnya, dimana-mana penuh dengan hiasan warna pink. Di mall-mall semua barang atau baju yang dipamerkan bernuansa pink, mulai dari kado berbentuk hati dengan pita pink, baju atau sepatu yang disenadakan dengan tema bulan kasih sayang yang biasa disebut valentine pun dipajang bahkan asesoris yang terkecil pun tak luput dari 'sindrom' pink. Aku sempat kagum dengan warna pink, karena diantara semua warna yang ada hanya warna pink-lah yang mempunyai satu hari spesial dalam satu tahun dan paling digandrungi setiap orang terutama anak-anak remaja.
“Semua serba pink. Mulai dari baju, sepatu, asesoris bahkan toko-toko atau mall pun mendadak disulap menjadi nuansa warna pink. Cuma perabotan dapur saja kali yang nggak ada warna pink“ cerocos Nitnot, teman sekelasku. Aku tersenyum mendengarnya.
“Iyalah. Mana ada kompor warna pink, panci atau wajan pink kecuali kalau lu bikin sendiri spesial edisi valentine“ timpal Novi.
“Iya, dari dulu kan warna panci atau wajan kalau nggak silver, ya hitam, nggak ada warna lain“
“Emang ada panci atau wajan warna hitam?“ tanya Novi heran.
“Ada lah. Itu panci yang udah gosong soalnya lama dipake buat masak. Gosongnya juga cuma dipantatnya doang lagi hehehe...” Nitnot ngakak melihat ekpresi wajah masam Novi.
Aku hanya tersenyum mendengar ocehan kedua sahabatku itu.
Suasana kantin sekolah nampak lain. Bukan karena ikut-ikutan bernuansa pink tapi lebih melihat para siswi-siswi cewek yang tampak lain dari biasanya. Dari asesoris yang dipakai sampai obrolan pun membahas hal sama semua. Valentine days. Mungkin karena sekarang bulan februari maka tema obrolan para remaja pun tak jauh dari valentine, coklat, atau kado yang dinanti dari sang pacar. Kado yang berupa barang atau berupa kencan semalam. Bahkan kemarin-kemarin dalam surat kabar yang aku baca sempat ada kabar sebuah toko coklat yang didemo para warga mengenai kado valentine. Apa sebab sampai toko coklat tersebut didemo warga? Ternyata, entah ide dari si pemilik toko atau siapa, setiap pembelian coklat di toko tersebut akan mendapat satu bungkus alat kontrasepsi alias kondom. Naudzubillah. Bukankah itu berarti toko tersebut menyarankan atau memberi peluang bagi kaum remaja di hari yang disebut-sebut sebagai hari kasih sayang itu untuk melakukan hal tidak senonoh sebelum waktunya? Mungkin hal tersebut yang memicu kemarahan warga atas tindakan toko tersebut.
“Kenapa harus warna pink, sih?” tanya Nitnot tiba-tiba. Pandangannya mengedar keseluruh ruangan kantin. Diperhatikannya satu persatu tingkah dan obrolan siswi lain.
“Kenapa nggak warna hitam atau warna lain?” timpalnya lagi.
“Karena warna hitam udah dipake Deddy corbuzeir. Norak kali kalau melihat seorang Deddy sang mentalist memakai warna pink” jawab Novi sekenanya. Disantapnya dengan lahap bakso yang terhidang didepannya. Nitnot manyun.

Aku termenung. Tiba-tiba ingatanku tertuju pada Andri, seorang sahabat sekaligus seseorang yang aku cinta. Meskipun terlambat aku menyadarinya. Valentine hampir tiba tapi aku belum menyiapkan apa-apa untuk sekedar memberi sesuatu di hari kasih sayang itu. Tapi aku ragu kalau Andri mau menerima pemberianku setelah memiliki gadis lain yang dia sayangi, bukan aku. Aku tahu, Andri menjauh karena kesalahanku, Andri acuh karena keegoisanku. Tak sedikitpun aku mau mengerti perasaannya. Aku menyesal, sungguh aku menyesal. Dalam termenung, siluet-siluet masa lalu menyeretku pada kenanganku bersama Andri dimana hari-hari dalam beberapa tahun ini aku habiskan bersamanya sebagai seorang 'sahabat’, pada awalnya dan berubah menjadi perasaan cinta pada akhirnya. Itupun aku terlambat menyadari perasaanku karena dia telah ada yang memiliki.
Rasa sayang akan terasa berbeda tergantung bagaimana kita memaknai. Dari rasa sayang terhadap orang tua, pacar, ataupun sahabat sekalipun mempunyai porsi yang berbeda-beda tergantung hati yang menyampaikan. Dan pada dasarnya setiap detiknya hati manusia bisa berubah. Itulah bukti kuasa Tuhan sebagai Dzat Maha Membolak-balikkan hati manusia.
Bukan karena sekarang bulan 'kasih sayang' atau biasa disebut 'valentine' lalu akupun terkena syndrom merah jambu dengan ikut-ikutan mengumbar keromantisan terhadap orang yang disayang atau dengan memakai baju beserta asesoris dengan nuansa merah jambu, tidak. Apalagi aku yang notabene berstatus 'high quality jomblo' ini merasa tidak ada gunanya terkena latah hari merah jambu itu. Ya, tidak berguna karena pada siapa aku memberikan rasa sayang yang spesial itu? Secara aku jomblo. Memang sih, rasa sayang tidak harus ditujukan pada pacar saja, tapi pada orang-orang disekitar kita juga bisa, contohnnya memberikan rasa sayang terhadap sahabat mungkin.
Dan mendengar kata sahabat pikiranku langsung tertuju pada seorang cowok yang selalu menemani hari-hariku tanpa aku minta.  Andrian namanya, orang yang aku sebut sebagai sahabat itu. Seorang sahabat yang care, selalu melimpahkan rasa sayang dan perhatiannya. Seorang sahabat yang peduli, selalu berusaha ada ketika dibutuhkan. Dan seorang sahabat yang menyenangkan, selalu menjadi hiburan disegala suasana. Dia tidak pernah mengeluh ketika kupingnya aku jejali dengan curhatan dan keluhanku atau sekedar menemaniku ke tempat yang aku suka. Dia selalu sabar dengan sikapku yang terkadang cuek dan terkesan egois. Aku selalu merasa nyaman untuk selalu berada di dekatnya, sebagai seorang sahabat- tak lebih.Pernah suatu ketika ada beberapa teman yang berceloteh menyatakan hal yang sama, dan jawabanku selalu sama pula.
“Wah, kalian makin lengket saja. Kenapa nggak diresmikan saja hubungannya? Jadian gitu.” Aku tersenyum mendengar pertanyaan yang sama dari mulut yang berbeda.“Kita sampai kapan pun cuma sahabat, nggak lebih“ Ucapku kala itu.
Dan aku tidak memperdulikan perasaan Andrian seperti apa ketika mendengar jawabanku yang sama dari pertanyaan tiap mulut yang berbeda itu. Meng-iya-kankah? Marah? Atau kecewa? Aku tidak tahu dan rasa egoisku mengatakan aku tidak ingin memperdulikan hal itu. Dikamusku tidak ada istilah 'dari temen menjadi demen'. Bermula dari sahabat akan tetap menjadi sahabat.
Ternyata Tuhan berkehendak lain terhadap perasaanku, karena satu tahun terakhir ini aku merasakan rasa sayang yang berbeda dari biasanya. Tuhan mengujiku dengan memberikan rasa sayang terhadap laki-laki yang hampir empat tahun ini aku sebut sebagai 'sahabat' dengan mengubah rasa sayang yang aku sinyalir sebagai 'sayang seorang sahabat ' menjadi rasa 'sayang' yang disertai perasaan 'egois', ingin memiliki seutuhnya. Rasa sayang yang melebihi rasa suka dan cinta. Rasa sayang yang menguras emosi. Aku menyadari itu semua ketika kehilangan perhatian Andrian. Entah apa yang terjadi, Andrian berubah sikap seratus delapan puluh derajat padaku. Sering menghindar ketika kuhampiri, sering menolak ketika aku mengajaknya jalan dan rasa perhatiannya pun tak lagi kurasakan. Aku tidak tahu apa yang membuat Andrian seolah menjauhiku.
Dan akhirnya aku tahu alasan kenapa Andrian berubah sikap padaku. Aku memergoki dia bersama seorang gadis. Ah, ternyata dia tengah dekat dengan gadis lain yang aku pun mengenalnya walau sepintas lewat. Campur aduk perasaanku saat itu. Ingin marah, kecewa, sedih dan perasaan lain yang tak bisa diungkapkan. Kenapa dia tidak jujur saja padaku kalau ada gadis lain disampingnya. Kenapa hanya diam dan menghindar seolah keberadaanku tak pernah ada. Kenapa dan kenapa selalu jadi tanya hatiku. Sedih tapi tak bisa aku ungkapkan.
“Sikapmu berubah, kenapa?” tanyaku suatu hari.
“Kenapa? Tanya saja pada dirimu sendiri“ jawabnya acuh.
“Kenapa kamu seolah menyalahkanku dengan perubahan sikap kamu? Salah aku apa?”Andrian diam, tak menyahut.
“Aku nggak suka kamu dekat dengan dia?”
“Kenapa? Kita kan cuma sahabat jadi nggak masalah, kan aku dekat dengan cewek manapun“ ucapnya seraya menatapku lekat lalu beranjak pergi meninggalkanku.
Aku termangu mendengarnya, baru menyadari sesuatu. Ternyata Andrian marah dengan ucapanku tempo hari. Marah karena aku selalu menganggapnya sebagai sahabat? Apa itu berarti Andrian memiliki perasaan yang berbeda sama halnya denganku? Perasaan yang berbeda untuk menjadi seorang sahabat?Semakin hari keberadaanku semakin tersisihkan karena kehadiran gadis itu yang telah mengusik perhatiannya. Aku sempat bertanya dan marah dengan perubahan sikap dia terhadapku. Dia hanya menjawab singkat 'kita hanya sahabat, kan?.Aku hanya bisa diam. Diam ketika semakin hari melihat dia semakin dekat dengan gadis itu. Kenapa aku terlambat menyadari perasaanku ketika dia sudah berpaling pada gadis lain. Menyadari bahwa sebenarnya aku menyayangi dia bukan hanya sekedar sahabat“Hai! melamun saja. Udah bel, kita masuk kelas, yuk” ujar Novi membuyarkan lamunanku.
Aku mengangguk pelan lalu beranjak melangkah mengikuti Novi dan Nitnot.
Pagi itu semua tampak sibuk dengan adanya acara valentine night party. Mulai dari panitia penyenggara, yang notabene anak dari kepala yayasan sekolahku itu sampai dari para siswa-siswinya. Ada yang sibuk membicarakan masalah kostum bahkan sampai sibuk mencari gebetan buat teman kencan di party nanti.
“Miris aku melihat mereka. Valentine yang jelas-jelas bukan budaya ataupun tradisi kita tapi begitu digemborkan perayaannya sampai menjadi budaya tiap tahunnya. Lalu bagaimana dengan maulud Nabi yang jelas-jelas lebih harus diutamakan? Cuma segelintir orang yang merayakannya.” kata Aisyah, teman sebangku tiba-tiba berkomentar. Aku hanya tersenyum, tak menyahut. Wajar Aisyah berkata seperti itu. Dia seorang aktifis dakwah dan rajin ikut rohis disekolah. Kerudung panjangnya membuat dia terlihat alim dan wibawa. Seorang yang shalehah, itu setidaknya menurut pendapatku tentang dia.
“Heran, deh kenapa orang-orang begitu antusias dengan adanya valentine. Itu kan perayaan agama lain untuk memperingati seorang yang dianggap suci” ujarnya lagi.
“Budaya latah udah jadi kebiasaan orang indonesia, Aisyah. Lagipula biarin saja, ambil positifnya” kataku menimpali ucapannya.
“Sebenarnya mereka tahu nggak, sih sejarah valentine itu seperti apa? Valentine itu budaya orang pada jaman romawi” ujarnya lagi setengah bertanya.
Aku melirik Aisyah seraya mengerutkan kening. Aku sendiri pun tidak tahu sejarah adanya hari valentine itu apa. Aku cuma sebatas ikut-ikutan saja.
“Kamu tahu makna dari kata 'be my valentine'?” tanya Aisyah.
Aku menggeleng pelan.
“Kata valentine berasal dari kata latin yang berarti 'Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Maha Kuasa'. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan lupercus, tuhan orang romawi. Maka disadari atau tidak jika kita meminta 'to be my valentine' itu berarti memintanya menjadi 'Sang Maha Kuasa' dan itu bagi islam merupakan hal 'syirik'.” cerocosnya panjang lebar.
Aku melongo mendengarnya. Kagum dengan pengetahuan dia yang sampai valentine pun sejarahnya dicari.
“Kamu tahu darimana?” tanyaku heran.
“Dari mbah Google. Banyak kok artikel mengenai valentine” jawabnya singkat.
“Sumber lain juga ada yang mengatakan bahwa 14 februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan Santo Valentinus. Santo Valentinus adalah seorang calon uskup Roma pada tahun 143. Dihubungkannya hari raya santo valentinus dengan cinta romantis adalah pada abad ke-14 di Inggris dipercayai bahwa 14 februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Jadi yakini kalau valentine bukan tradisi islam.” ujarnya lagi melanjutkan.
Aku semakin terbengong. Kagum. Dan entah kenapa, ada sesuatu yang mengalir sejuk dalam hatiku. Kumantapkan hati untuk tidak ikut-ikutan bervalentine ria. Itu bukan budayaku. Lalu bagaimana dengan niat memberi sesuatu pada Andri? Rasa sayangku pada Andri atau Andrian permana tidak berpaku pada valentine saja kok. Tapi murni dari hatiku.

Suasana sore hari ini disekolah tidak seperti sore-sore sebelumnya yang tampak sepi seusai semua siswa pulang, tapi kebalikannya suasana tampak rame. Mungkin karena akan dimulainya acara valentine-an nanti malam di aula sekolah. Seperti Nitnot dan novi, aku pun tidak berniat untuk ikut serta dalam acara itu. Toh, bagi kami kasih sayang tidak harus diberikan pada satu hari saja, tapi setiap hari, menit bahkan tiap detik pada orang-orang terkasih kami.
Aku berjalan di koridor, melewati kelas demi kelas menuju gerbang keluar. Hatiku tak menentu, entah harus bersikap bagaimana di depan Andri. Rasa tak rela bahwa Andri kenyataannya telah punya kekasih semakin memuncak. Tak bisa aku bayangkan ketika Andri memberikan kado terindah di hari kasih sayang pada orang lain, bukan aku seperti sebelum-sebelumnya. Mataku mulai berkaca-kaca. Ada rasa dihati ini seperti ditusuk sembilu.

Langkahku terhenti ketika kulihat ada dua sosok yang tengah berdiri dekat gerbang keluar. Hatiku semakin terasa ditusuk ketika tahu sosok itu adalah Andri dan pacarnya. Tampak mesra terlihat. Andri terlihat membelai rambut gadis yang berada di depannya. Senyum lebar tercipta disela bicaranya. Aku rindu perlakuannya yang seperti itu. Sikapnya itu harusnya untukku bukan dia. Tanpa sadar airmataku mengalir deras dipelupuk mata. Sakit.
'Tuhan, katakanlah rasa didiri ini bukan cinta, biarlah bersahabat saja karena saat ini nggak akan pernah aku miliki semua cinta didirinya. Mungkin, mengharapkan sesuatu yang tak pernah mungkin terjadi yaitu memaksanya untuk mencintaiku.'
“Kenapa menangis?” tanya seseorang yang membuatku kaget. Segera aku usap airmata yang sempat mengalir dipelupuk. Aku menoleh ke arah suara. Ternyata Aisyah, si ustadzah cantik.
Aku tersenyum tipis seraya menggeleng pelan sebagai jawaban atas pertanyaannya. Aisyah menatapku lekat lalu beralih menatap dua sosok yang berdiri didepan gerbang yang sedari tadi aku perhatikan.
“Berhati-hati dengan hati bila mulai bermain hati” ucapnya seraya tersenyum.
“Maksud kamu apa?” tanyaku kurang mengerti dengan ucapannya.
“Cinta itu abstrak. Bila salah mengartikan cinta bukan bahagia yang didapat melainkan rasa sakit” jawabnya?”
“Kamu mencintai Andrian, kan?” lanjutnya lagi. Aku terdiam tak menyahut. Mataku kembali berkaca-kaca.
“Aku sedikit beri saran, ya mudah-mudahan bisa menenangkan hati kamu. Mari ikut aku”
Aku berjalan mengikuti langkahnya. Kami berjalan menuju taman sekolah yang meskipun kecil tapi tampak indah.
“Mencintai. Sebaiknya nggak terlalu memusingkan itu, karena itu bukan kuasa kita. Mencintai itu urusan hati, sedangkan Allah membentengi manusia dengan hatinya. Jadi hati itu bukan kita yang ngatur, tapi Allah. Ketika kita mencintai sesuatu, itu bukan karena kita menginginkannya tapi karena Allah yang menganugrahkan perasaan itu kepada kita” ucapnya mengawali obrolan.
Aku terdiam. Aisyah menatapku seraya tersenyum.
“Aku baru menyadari kalau yang aku rasakan bukan sayang terhadap sahabat melainkan rasa sayang terhadap lawan jenis. Tapi sayang, rasa sayangku cukup aku tunjukan dalam diam. Dia sudah ada yang memiliki.” ujarku akhirnya mengungkapkan isi hati. Curhat.
“Pernah dengar, kan hadist yang berbunyi 'cintailah seseorang sekedarnya saja, karena engkau tidak akan tahu kapan cinta itu akan lenyap darimu dan bencilah seseorang sekedarnya saja, karena engkau tidak akan tahu kapan engkau akan kembali mencintainya'. Jadi, mencintai seseorang sekedarnya saja”
Aku mengangguk.
“Hati itu sensitif. Kamu mungkin tidak tahu karena belum pernah merasakan hal yang aku rasakan. Bagi kamu, mencintai seseorang harus dalam proses ta'aruf jadi tidak merasakan posisi yang aku alami.” ucapku dengan air mata yang mulai kembali menetes.
“Empat tahun aku bersamanya, dalam sebuah ikatan 'sahabat' sangat tidak mungkin kalau aku tidak sayang padanya. Bahkan sekarang aku malah mencintainya sebagai seorang gadis terhadap laki-laki, bukan sebagai sahabat. Tapi, kenyataan yang ada aku terlambat menyadari perasaanku ini, dia udah berpaling dariku dengan rasa benci. Jujur, aku nggak rela dia bersama gadis lain” cerocosku.
Aisyah terdiam. Lalu tersenyum seraya menggenggam tanganku.
“Lalu, kenapa tidak kamu relakan saja rasa tak terimamu pada apa yang tak baik untukmu? Jika sulit, endapkan beberapa saat rasa tak terimamu pada apa yang kau jalani. Allah tahu yang terbaik bagi hamba-Nya. Allah nggak selalu memberikan apa yang kita inginkan, tapi yakinlah Allah selalu memberikan yang kita butuhkan. Semoga Allah menggantikan yang hilang dan yang telah pergi. Semoga Allah memberi kesabaran di hati. Jodoh kita tidak tahu, maka jalanilah seperti apa adanya”
Aku tertegun pada tiap kata yang diucapkan Aisyah. Sungguh bijak dan menyejukkan. Kata-katanya benar-benar menusuk kedalam hati, melebihi ketika aku melihat Andri bersama gadis lain. Tapi tidak menyakitkan melainkan perlahan ada perasaan damai yang entah bagaimana aku mengungkapkannya.
“Tapi semua itu tidak akan semudah diucapkan, Aisyah. Hati itu rapuh. Aku tidak bisa memaksakan untuk berhenti mencintainya.”
Untuk kesekian kalinya Aisyah tersenyum.
“Tidak perlu memaksakan, berusahalah semampunya lalu biarkan semua berjalan apa adanya. Yakinilah apapun pasti indah pada waktunya. Bahagia itu akan hadir dengan sendirinya disaat kamu mau mencoba untuk mengerti dan ikhlas.”

Langkahku terasa ringan. Semua kata-kata Aisyah sungguh mengena di hati. Menyadarkanku untuk tidak berlebihan dalam sesuatu termasuk dalam mencintai. Kusadari satu hal, meski ia nyaris menghampiri kita, meski kita mati-matian mengusahakannya tetapi apa yang memang bukan milik kita, ia tidak akan kita miliki maka sudahlah jangan menangisi apa yang bukan milik kita. Andri yang selalu aku anggap sebagai 'valentine-ku' ternyata sesuatu yang abstrak. Sesuatu yang terlihat tapi tak terjangkau. Suatu kebodohan bila aku menyesali bahwa Andri tak bisa aku miliki dan suatu kekeliruan bila harus menangisi orang yang bukan untukku. Aku tidak mau bila nantinya atas akal kita bertindak tapi hati yang menanggung akibatnya. Tak kusangka sosok yang tak terduga yang menjadi 'valentine-ku' ternyata Aisyah bukan Andri.
Ah, valentine, kamu memang bukan untukku.

Senin, 07 Oktober 2013

BURUAN ORDER BANTAL HATI PRINTING....!!!!

Bantal hati dengan foto pribadi sebagai covernya?? kenapa enggak? di order yukk...



Di order yuuukkkk.....
BANTAL GULING DAN BANTAL HATI PRINTING, ukuran 60x40--40x40 bahan lasfur halus, isian silicone empuk, cocok untuk koleksi, pajangan ϑî kamar, Mobil, hadiah, dll. Bisa pajang foto pribadi, anak, keluarga, idola, pokonya siapapun n apapun bisa.
Ecer , reseller , dropshift okk
Pin. : 282D9ADC
Phone :08382983880/085722331365



          

Bantal Dan Guling Printing....

 

DI ORDER YUUUUKKKKk......!!!!

BANTAL GULING PRINTING, ukuran 60x40--40x40 bahan lasfur halus, isian silicone empuk, cocok untuk koleksi, pajangan ϑî kamar, Mobil, hadiah, dll. Bisa pajang foto pribadi, anak, keluarga, idola, pokoknya siapapun n apapun bisa.
Ecer , reseller , dropshift okk
Pin. :
 282D9ADC
Phone :085722331365




Ayooooo.... Ayoooo order yuuukk!!!


Pin. : 282D9ADC
Phone :085722331365


Kamis, 12 Januari 2012

info lomba

EVEN ULANG TAHUN GRUP UNTUK SAHABAT KE-2(10 jan 2012)


By Dang Aji Sidik in UNTUK SAHABAT

================================



A. LOMBA LOGO DAN SLOGAN GRUP UNTUK SAHABAT 2012



1. peserta adalah anggota grup UNTUK SAHABAT atau UNSA dan berteman dengan fb Dang Aji Sidik sebagai creator UNSA.

2. 1 peserta hanya mengirimkan 1 logo atau slogan terbaiknya, boleh salah satu atau keduanya.

3. slogan atau logo dikirim ke email: unsa27@yahoo.com (boleh di badan email), dengan subyek : LOMBA LOGO DAN SLOGAN ULTAH UNSA KE-2, sertakan juga nama fb (bukan nama pena) sebagai nama peserta. biodata+alamat tidak perlu dikirimkan, kami akan menghubungi via inbox fb jika menang.

4. Masing-masing dipilih 1 pemenang per kategori.



B. FESTIVAL CERPEN KOMEDI (FCK) KE- 2



Festival cerpen komedi ke-1 diadakan bulan April 2010, dan sebagai pemenangnya adalah seorang novelis dari Bandung yaitu Tita Rosianti, dengan cerpennya berjudul "Oh, my blog!" sudah diterbitkan di dalam buku KEPENTOK JODOH pada tahun 2010. diantara pemenang favorit lainnya antara lain : Nurul Asmayani, Akhi Dirman Al-amin, dan alm.Wisnu wissangeni Aditya. Berikut ini adalah persyaratan mengikuti FCK ke-2 dalam memperingati ulang tahun UNSA ke-2 :



1. Peserta adalah anggota grup UNTUK SAHABAT atau UNSA, dan berteman dengan fb Dang Aji Sidik sebagai creator UNSA.

2. 1 peserta mengirimkan 1 naskah cerpen terbaiknya yang belum pernah diterbitkan, ataupun dipublikasikan baik di fb, di blog, atau media cetak, artinya cerpen benar-benar dibuat untuk mengikuti even ini.

3. tema cerpen bebas, asalkan berupa cerpen komedi.

4. bahasa yang digunakan boleh menggunakan bahasa yang tidak baku tanpa membuat foot note.

5. Panjang naskah 4-8 halaman, kertas A4, 1,5 spasi, font 12 TNR. nama file : FCK+NAMA PENULIS+JUDUL CERPEN. naskah dikirim via email (attachfile) ke : unsa27@yahoo.com , dengan subyek : FCK ULTAH UNSA KE-2.

6. Sertakan biodata+foto+alamat+no.hp+no.rekening bank di akhir naskah (jangan dipisah).

7. Dipilih 20 naskah untuk diterbitkan, tidak menerima buku tanda terbit, hanya menerima 50% royalti ( 50% lagi untuk biaya pengembangan UNSA).

8. 1 naskah dinobatkan sebagai Juara FCK Ke-2, menerima hadiah dan 1 buku tanda terbit.



C. DEADLINE PENGIRIMAN :01 des 2011 - 10 Januari 2012 pukul 00:00 WIB



D. HADIAH :

LOMBA LOGO : Uang tunai Rp 75.000

LOMBA SLOGAN : Uang Tunai Rp 50.000

JUARA FCK : Uang tunai Rp 100.000



E. HADIAH BONUS DARI BUKU "TERTAWA DALAM SERAM (TDS)"



Even ulang tahun UNSA disponsori oleh Duokumcer "Tertawa Dalam Seram" yang akan memberikan bonus hadiah tambahan, jika peserta mengirimkan bukti memiliki buku TDS, baik berupa foto bersama buku TDS atau scan bukti penerimaan buku TDS dari Leutika Prio. Bukti tersebut disertakan bersamaan di dalam naskah atau email yang dikirimkan untuk mengikuti even ultah UNSA. Adapun bonus hadiah yang akan diberikan selain hadiah di atas jika memiliki buku TDS:



- LOMBA LOGO : UANG TUNAI RP 75.000+PIALA+PAKET BUKU UNSA

- LOMBA SLOGAN : UANG TUNAI RP 50.000+PIALA+PAKET BUKU UNSA

- LOMBA FCK : UANG TUNAI RP 75.000+PIALA+PAKET BUKU UNSA



F. PENGUMUMAN PEMENANG

Pemenang akan diumumkan pada tgl. 27 Januari 2012, bertepatan dengan ulang tahun ke-2 grup UNTUK SAHABAT.



SELAMAT ULANG TAHUN UNSA, SEMOGA BERSAMA ANDA UNSA SEMAKIN BERJAYA !



Project Menulis "Aku dan Idolaku"(DL 10 januari 2012)

Yap, gua akan membuat project menulis kali ini yaitu "Aku dan Idolaku". Apa yang membuat gua terinspirasi membuat project ini? Tentunya, dari kehidupan nyata sehari-hari. Gua banyak ngeliat teman-teman bahkan gua sendiri mengalami sendiri punya kekaguman yang cukup besar terhadap seseorang yang gua idolakan, yang mereka itu artis, aktor, aktris, presenter, penulis, penyanyi, atlit atau pelawak sekalipun. Mereka punya sisi berbeda yang kita lihat, sehingga kita meng-idolakan mereka. Dari kekaguman kita terhadap mereka yang kita lihat dari prestasi, akting, suara atau bahkan cuma dari fisiknya yang cantik atau ganteng aja. Itu berbagai macam pendapat dan persepsi dari semua orang pasti berbeda. Maka dari itu disini gua membuat project menulis ini dengan tujuan menyalurkan unek-unek dan isi hati kalian tentang kekaguman kalian pada seorang idola.



Buku ini nanti berisi sekitar 20-25 cerita dari orang yang berbeda pastinya dan akan di terbitkan melalui layanan self-publishing nulis buku.com.



Berikut adalah syaratnya:

1. Cerita ini berupa karangan bebas, boleh itu cerpen, puisi, atau deskripsi.

Cerita di ambil dari kisah nyata. Dengan menuliskan siapa nama idola dan mengapa kamu mengidolakan dia sebagai idola kamu (boleh menyertakan foto bersama idola mu jika ada)

2. Tidak mengandung PORNO dan SARA juga tidak ada unsur menjelek-jelekan orang lain.

3. Cara kirimnya melalui email kirim ke im.alig@yahoo.com dengan subjek #judul tulisanmu-account twitter- nama pena (contoh: #idolaku inspirasiku- @talithabrantya - talitha brantya)

4. File yang dikirimkan berbentuk attachments font: arial. Size: 12 margin: normal. Maksimal 4 lembar. Minimal 1 lembar

5. Batas waktu mengumpulkan karya nya sampai tanggal 10 Januari 2012 pukul 23.59

6. saya sarankan tulisan kalian ini dengan mengidolakan warga negara asli INDONESIA ya.

Ceritakan bagaimana sosok idolamu, mengapa kamu mengidolakannya, kehebatan dan profesi idolamu (boleh sertakan biografi atau profil dirinya juga)

Selamat menulis :)

Untuk yang ingin bertanya lebih lanjut silakan mention langsung ke @talithabrantya untuk info selanjutnya :)

#publish your dreams



Proyek Antologi:Kebaikan Yang Menginspirasi(DL 10 Januari 2012)
Kebaikan yang tulus mampu menginspirasi siapapun untuk melakukan kebaikan yang serupa atau kebaikan dengan cara yang berbeda.Teman-teman pasti pernah dong menolong orang lain atau ditolong oleh orang lain?Asal jangan ditodong aja.He.he.Hayo!Diingat-ingat! Ada kan?Ada yang terharu, ada yang sampe menangis.Mungkin ada juga yang sampe ketawa guling-guling di rumput saking senangnya karena ada saja pertolongan dari orang-orang terdekat di hati kita atau juga orang-orang yang terjauh disaat kita membutuhkan pertolongannya.Mungkin ada juga yang sampe lari keliling lapangan bola saking suenangnya karena ketemu jodohnya melalui perantara teman lama.



Ehm…ehm. Nah, ayo ikuti proyek buku ini dengan mengirimkan kisah2 terbaikmu sebagai apresiasi kita kepada orang-orang yang telah berbuat baik kepada kita selama ini. Bisa jadi ia adalah guru kita, teman kita, suami/istri kita,tukang ojek, sopir, petugas kebersihan, pembantu rumah tangga kita, organisasi atau lembaga sosial dan lain sebagainya.



Syarat-Syarat Naskah:

1. Berupa kisah nyata/pengalaman pribadi atau bisa juga pengalaman orang lain.

2. Kisahnya unik dan menarik ,menyentuh, penuh hikmah, dan penuh inspirasi dan apa lagi ya?Pokoknya kisahnya menggugah siapapun untuk berbuat baik. Boleh menyisipkan cerita humor atau lucu tapi tetap harus ada hikmahnya.

3. Tulisan di ketik dg huruf times new roman, spasi 1,5, minimal 3 halaman,maksimal 4 halaman

4. Setiap penulis harus men-taq info ini minimal kepada 10 orang

5. Naskah dikirim ke futicha.turisqoh@gmail.com

Paling lambat 10 Januari 2012 pukul 00.00 WIB

6. Naskah yang terkumpul akan diseleksi terlebih dahulu.Untuk selanjutnya akan ditawarkan kepada penerbit

7. Jumlah naskah yang akan lolos seleksi nanti hanya 30 buah naskah.Jadi siapkan naskah2 terbaikmu

8. Naskah berbentuk curhat atau narasi

9. Selamat menulis!



EVENT Aku Anak Rantau AKHIR TAHUN -DL 14 Januari 2012
Alhamdulilah segala puji syukur Tuhan. Tahun baru sebentar lagi akan menjemput kita. Di rantauan ini yang penuh lika-liku cerita pasti banyak mengisahkan kisah yang tak akan terlupakan.

Lomba akhir tahun AAR akan mengadakan cerita fiksi dengan ketentuan:



1. Terbuka untuk lapisan umur.

2. Cerita merupakan karya asli dan bukan jiplakan belum pernah di publiskan oleh media cetak, FB maupun jejaring lainnya.

3. Panjang naskah 3-4 halaman, diketik rapi dengan bahasa Indonesia.

TNR 12 Spasi 1,5 margin semua sisi 3

4. Peserta bergabung dengan grup AKU ANAK RANTAU

https://www.facebook.com/groups/akuanakrantau/ Dan berteman dengan Anung D'Lizta

5. Tokoh utama Liza dan Amar. Tema bebas tidak mengandung SARA dan Pornografi. Ada kata bulan Desembernya dan hujan.

6. Di kirim ke email : anungdlizta@yahoo.com dengan subjek EVENT AAR AKHIR TAHUN. Di tulis : Judul Naskah-Nama FB Contoh : Desember dalam Cintamu-Anung D'Lizta

7.Memposting event ini di notes FB kamu dan tag 10 orang teman termasuk Anung D'Lizta

8. Naskah di tunggu paling lambat tgl 15 Jan 2012 pukul 00:00 dan info pengumuman pemenang 30 Jan 2012



Juara 1: Pulsa 5orb dan buku

Juara 2: Pulsa 20/25rb dan buku

Juara 3: Buku



Semua hadiah buku dari karya : Anung D'Lizta dkk

Salam dan mari berkarya bersama AAR !!!



EVENT FLP MAJALENGKA “STORY IN LOVELY SCHOOL” DL 15 Feb 2012
FLP Majalengka mengundang sahabat semua untuk ikut berpartisipasi dalam audisi naskah buku “Story in Lovely School”.

Kirimkan karya sahabat berisi kisah inspiratif penuh hikmah dan gagasan tentang dunia pendidikan dengan kategori berikut :

Aku Bisa

• Perjuangan dan pengorbanan untuk sekolah atau perjuangan untuk mencapai prestasi baik prestasi akademik atau non akademik. Pengalaman dapat beasiswa. Mencari uang sendiri untuk biaya sekolah. Diskorsing karena telat bayar SPP.

Kita bisa

Ada banyak kejadian yang berkesan waktu bersama teman-teman di sekolah. Kisah lucu, horor, ekstrim, unik ketika camping, panjat gunung, pesta perpisahan, bolos bersama, tersesat di gunung, dan kisah lain yang tak terlupakan. Menginspirasi dan penuh hikmah.

Dia bisa

Tentang tokoh, kepala sekolah, guru, penjaga, satpam, teman, petugas TU, ibu kantin atau tentang siapapun ia, yang perkataannya atau perbuatannya menginspirasi. Bahkan sampai saat ini, masih mempengaruhi kehidupan sahabat.

Semua bisa

Ada banyak yang harus dikritisi dengan sistem pendidikan di negeri kita. Penomena nyontek bersama, tradisi laporan fiktif, kenakalan siswa, pungli dan lainnya. Setiap orang punya gagasan tentang dunia sekolah. Apa dan bagaimana sebaiknya yang harus dilakukan untuk kemajuan pendidikan di negeri kita. Masih ada jalan, walau hanya sekedar gagasan.

100 NASKAH YANG LOLOS DIBUKUKAN (3 BUKU)

30 PENULIS NASKAH TERBAIK MASING-MASING MEMPEROLEH 1 EKS BUKU HASIL AUDISI

ROYALTI BUKU DISUMBANGKAN UNTUK PENGEMBANGAN MINAT BACA DAN MENULIS BUKU DI MAJALENGKA

SYARAT UMUM :

1. Audisi terbuka untuk umum : usia bebas, segala kalangan.

2. Tulisan harus berisikan kisah nyata pribadi, maupun orang-orang terdekat dan harus dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

3. Khusus kategori SEMUA BISA (Jenis tulisan bebas)

4. Tulisan belum pernah dipublikasikan di manapun dalam bentuk apapun.

5. Naskah berupa tulisan non fiksi populer (bukan naskah ilmiah) dengan gaya bahasa ringan tapi tetap sesuai dengan EYD.

6. Kontributor yang ingin berpartisipasi disyaratkan men-copy catatan ini di note akun fb dan menandai setidaknya 15 orang temannya.

7. Membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 10.000 ke rekening BRI no. 1322-01-000117-50-7 a.n Deni Nurul Fajri

Atau melalui kordinator sekolah masing-masing.

SYARAT KHUSUS :

1. Panjang naskah 4-6 halaman kertas A4, ketik 1,5 spasi, huruf Times New Roman 12, margin (3-3-3-3). Ketik dan simpan hanya dalam file Microsoft Word berformat (.doc/docx).

2. Naskah dikirim dalam bentuk attachment ke alamat e-mail: penamajalengka@gmail.com bukan ditulis di badan e-mail.

3. Pada subyek email, tuliskan: kategori naskah _Judul naskah_Nama lengkap pengarang Contoh : Aku Bisa_Sekolah Gratis Tapi Mahal_Muhammad Ihsan

4. Jangan lupa cantumkan judul tulisan dan nama penulis di awal tulisan (halaman pertama)

5. Sertakan nama asli dan satu paragraf biodata deskriptif di akhir naskah.

6. Naskah ditunggu hingga tanggal 15 Februari 2012 pukul 24.00 WIB.

KETENTUAN LAIN:

• Pengumuman kontributor yang masuk dalam audisi ini akan di-posting pada tanggal 28 Februari 2012 di

1. blog http://flpmajalengka.blogspot.com/

2. dokumen grup Facebook FLP Majalengka

3. Catatan Facebook

Untuk pertanyaan kontak akun Facebook Ade Nurhopipah http://www.facebook.com/adenoer

Contoh naskah di : http://www.facebook.com/note.php?note_id=183968421697510



LOMBA Flash True Story – DL 15 Januari 2012
LOMBA Flash True Story

Oleh Rumah Buku Pustaka Ilmu

Audisi Diary Hatiku

Curhat Colongan bag-1

Tema ‘Pengakuan-ku’

Dear teman-teman RBPI dan Sahabat Group ‘Inspirasiku’,Kamu punya banyak rahasia yang selalu kamu tulis dalam sebuah buku harian, dan menghindari orang lain agar tidak tahu isi diary-mu itu. Tapi ada satu, satu saja yang sebenarnya ingin kamu ceritakan pada seseorang karena rahasia kamu itu sebenarnya merupakan sebuah ‘pengakuan’ yang selama ini membebani hidup kamu.

Nah, kamu bisa ikutkan curhatan kamu itu dalam LOMBA Flash True Story – Curhat Colongan bag-1

Dengan Tema : Pengakuanku.

Mungkin kamu mau mengakui kalau dulu kamu pernah mencuri recehan dari saku bapak, atau kamu pernah kabur karena secara tidak sengaja memecahkan genteng tetangga, atau… ehm..ehm… sebenarnya kamu secara diam-diam mencintai pacar sahabatmu sendiri? ….

Apapun pengakuanmu, silakan dibagi, supaya hidup kamu menjadi lebih santai

Syarat Peserta:

1. WNI berusia di atas 15 tahun

2. Berteman dengan Rumah Buku Pustaka Ilmu

3. http://www.facebook.com/profile.php?id=100001852526712 ) dan tergabung dalam grup ‘Inspirasiku’ ( http://www.facebook.com/groups/301946559849517/ )

4. Posting info Lomba ini di Notes fb peserta dan Tag ke 25 teman yang memiliki hobi membaca dan menulis

5. Bersedia jika naskah ‘curhat’-nya dibukukan dan dijual bebas (kontirbutor tidak menerima royalti karena sudah mendapatkan hadiah) – Buku akan diterbitkan secara indie setelah event CurCol bag ke-3 (tema bag-2 & bag-3 akan diinformasikan setelah event bag-1 selesai) dan royalti akan dipakai untuk pengembangan Taman Bacaan Pustaka Ilmu

Ketentuan naskah :

1. Naskah diketik dengan TNR 12 menggunakan EYD sejumlah maksimal 500 kata (di luar judul dan biodata), terhindar dari unsur SARA dan pornography

2. Biodata hanya berisi nama, usia, nama kota tempat tinggal dan alamat email/blog untuk komunikasi pembaca

3. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak dan tidak sedang diikutsertakan dalam perlombaan lain

4. Naskah dikirim ke alamat email : bukuilmuku@yahoo.co.id dengan subject : FTS Curcol-1 paling lambat tgl 15 Januari 2012 pukul 23.59 WIB, pengumuman Lomba tgl 31 Januari 2012.

5. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 naskah terbaiknya

Hadiah Lomba

* Juara 1 : Uang Tunai Rp. 50.000,- + Paket Buku (tdk bisa memilih) + Disc 30% pembelian di RBPI ( maksimal 3 kali transaksi)

** Juara 2 : Paket Buku (tdk bisa memilih) + Disc 30% pembelian di RBPI (maksimal 3 kali transaksi)

*** Juara 3 : Paket Buku + Disc 30% pembelian di RBPI (maksimal 2 kali transaksi)

* 12 FF pilihan lainnya mendapatkan discount 30% untuk pembelian di RBPI (maksimal 2 kali transaksi)

Selamat berkarya, semoga event ini membawa kebaikan.

salam Inspirasi…

RBPI



LOMBA CERPEN SIAPAKAH AKU INI TUHAN ? (DL 18 Januari 2012)
Sebagai salah satu Upaya untuk meningkatkan kualitas dan Keterampilan Menulis serta untuk meramaikan penayangan cerpen di facebook, Grup CAA Publiser, dan Wahidin Sinaga Mengadakan Lomba Cerpen Bertema Siapakah Aku Ini Tuhan?

- Syarat Peserta

1. Peserta Lomba Bebas, tidak ada Batasan Usia, Jenis Kelamin dan Lainnya.

2. Berteman dengan Wahidin Sinaga ( http://www.facebook.com/?ref=tn_tnmn#!/sinagawahidin ) dan grup Kampung Para Sastra (http://www.facebook.com/?ref=tn_tnmn#!/groups/249480738447999/ ).

3. Memposting Info Lomba Cerpen Ini di Note FB anda dan mentag minimal 25 Orang Termasuk Wahidin Sinaga.

4. Mengikuti Peraturan dalam Gambar Lomba.

5. Mendaftarkan dirikalian disini (Http://caakomunitaspena.blogspot.com/2011/12/formulir-pendaftaran-lomba-siapakah-aku.html ) untuk Biodata Peserta lomba.

6. Naskah yang diterima adalah Naskah Yang Memenuhi 2,3,4,5 yang akan masuk penjurian Naskah.

- Syarat Cerpen

1. Tema Siapakah Aku Ini Tuhan ?

2. File Berbentuk doc.

Diketik dalam Microsoft Word 97/03/07

Sepasi 1,5

Font : TNS ( Times New Romans )

Ukuran Font :

‘ Judul = 16pt ‘

‘ Sub Judul = 14pt’

‘ Isi = 12pt’

Margin Normal Sesuai Microsoft Word 2003 ( 1 , 1.25 , 1 , 1.25 )

Ukuran Kertas A4

Kata Pertama Menggunakan Dropcap bentuk Dropped

Bentuk Paragraf adalah Justify

Warna Tulisan Hitam

Boleh Ditambahkan item-item Pendukung

3. Menggunakan Bahasa Indonesia

4. Panjang Cerpen Min 4 Hal

5. Masing- Masing Peserta hanya boleh menggirim 4 Judul Cerpen ( File Pisah )

6. Sertakan Biodata dalam bentuk paragraf maksimal 70 Kata



- Lain-Lain

1. Kirim Cerpen, Biodata, dan Foto anda melalui : tamansastra@gmail.com , dalam attachment ( bukan di body e-mail ) dengan Subject Pesan : Nama + SAIT + Judul Cerpen

2. Keputusan Juri Tidak dapat diganggu Gugat.

3. Hak Cipta atas karya tetap dimiliki para Penulis dan Untuk CAA Publiser Wajib Menyantumkan Nama Kalian di dalam ebook/Buku .

4. Kiriman Cerpen ditunggu Paling lambat tanggal 18 Januari 2012.

5. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 14 Februari 2012

6. Tidak Dipungut Biaya ( alias Gratis )

7. 10 Karya Terbaik akan Mendapatkan

• Juara 1 : Pulsa Rp. 20.000 + Buku Hewan Peliharaanku – Wahidin, dkk + Piagam Online

• Juara 2 : Pulsa Rp. 10.000 + Buku Hewan Peliharaanku – Wahidin, dkk + Piagam Online

• Juara 3 : Buku Hewan Peliharaanku – Wahidin, dkk + Piagam Online

• Juara 4 - 10 : Piagam Online

Selamat Berlomba, Selamat Berkarya



AUDISI PENULISAN BUKU "AKU SAYANG KAMU" (DL 20 januari 2012)
Sahabat yang berbahagia..

Tuhan menciptakan makluknya berpasang-pasangan untuk saling menyayangi dan mencintai agar bumi pijakan kita terasa nyaman dan damai di hati.

Adakah seseorang yang Sahabat sayangi dan cintai?Adakah seseorang yang menyayangi dan mencintai Sahabat?Adakah cerita unik antara Sahabat dan pasangan yang dapat menginspirasi?

Mari bersama-sama kita ungkapkan serta abadikan kisah inspirati tersebut dalam sebuah buku. Sehingga kisah indah itu bisa kita kenang hingga rambut serta gigi kita mulai rontok dan tertanggal nanti :)

PERSYARATAN AUDISI:

1. Naskah bertajuk “Flash True Story”, tidak kurang dari 300 kata dan tidak lebih dari 500 kata.Naskah berupa karya asli, bukan terjemahan/saduran, dan tidak pernah dipublikasi dalam media cetak maupun online, serta tidak sedang diikutkan dalam lomba ataupun audisi lainnya.

2. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar, diketik dalam Microsoft Word, menggunakan huruf Times New Roman, font 12, spasi 1,5, kertas A4, dengan margin 3333

3. Sertakan biodata singkat di dalam file terpisah. DILARANG menuliskan biodata atau nama di badan naskah audisi

4. Naskah dikirimkan ke alamat email: audisi_ask@yahoo.com, dengan subyek email: 0ASK - Judul Naskah - Nama Penulis

5. Wajib mempostingkan info ini di account FB masing-masing serta di tag ke Bikin Buku Yuk dan 25 teman lainnya

6. Naskah paling lambat dikirimkan pada tanggal 20 Januari 2012 pukul 24:00 wib

7. Pengumuman hasil audisi akan diumumkan pada tanggal 31 Januari 2012

8. Naskah yang lolos insyaAllah akan diterbitkan dalam buku antologi Aku Sayang Kamu (tentantif). Penghitungan Royalti hasil penjualan buku akan diberitahukan selanjutnya.

9. Peserta hanya boleh mengirimkan 1 naskah terbaiknya

Naskah dengan gaya penulisan ala Chicken Soup mempunyai poin lebih



AUDISI BUKU "HANGAT DEKAPAN CINTA IBU" (DL 22 Februari 2012)
Syarat dan Ketentuan:

1. Terbuka untuk umum dan anggota Writing Revolution.

2. Tema: "HANGAT DEKAPAN CINTA IBU".

3. Merupakan kisah nyata yang ditulis dengan gaya bercerita (narasi) yang mengalir dan indah (boleh memasukan dialog). Berisi tentang kerinduan kenangan-kenangan indah bersama ibu, momentum paling berkesan, dan hangatnya kasih sayangnya.

4. Setiap peserta hanya boleh mengikutkan 1 tulisan.

5. Panjang tulisan dengan judul maksimal 750 kata atau 3 halaman spasi 2 (ganda), jenis huruf Times New Roman ukuran 12.

6. Tulis biodata di bagian akhir tulisan maksimal 100 kata.

7. Tulisan dikirim dalam LAMPIRKAN FILE (Attach File) ke email: Antologi_WR@yahoo.co.id

8. Tulis di judul email: Event WR Publishing: JUDUL TULISAN-Nama Penulis.

9. Sebarkan informasi ini sebanyak-banyaknya di FB dan Blog kamu.

10. Koordinator: Rurin Kurniati.

Penghargaan:

• Lima tulisan terpilih mendapatkan beasiswa SMCO (Sekolah Menulis Cerpen Online) Writing Revolution.

• 50 tulisan terpilih akan dibukukan yang diterbitkan oleh WR Publishing yang akan dipasarkan ke toko buku besar di seluruh Indonesia.

• 50% royalti buku ini untuk para penulis, 40% akan disumbangkan kepada para wanita lansia di sejumlah panti jompo, sedangkan 10% lainnya untuk beasiswa menulis di Writing Revolution. Laporan penjualan buku akan diumumkan secara transfaran.

Sponsor Sekolah Menulis Cerpen Online (SMCO).

Info SMCO lebih lengkap silakan

klik: http://menulisdahsyat.blogspot.com/2011/03/sekolah-menulis-cerpen-online-smco.html





LOMBA NULIS CERPEN ASYIK 2011 – MAJALAH GRADASI – DL 29 februari 2012
PENGUMUMAN PENTING

Bagi Kalian Yang Ngaku Anak Gaul dan Kreatif Nantikan di Nopember 2011. Kali Ini g-Magz akan Ngadain Lomba Nulis Cerpen Asyik. Nah dari Sekarang Siap-siapin Karya Kamu Ya!!! Pokoknya Jangan Sia-siakan Kesempatan Langka Ini (Karena Cuman Setahun Sekali!!!).

Syarat-syarat Lomba

Syarat Umum

1. Lomba terbuka untuk warga negara Indonesia (WNI) yang berusia antara 13-23 tahun (dibuktikan dengan kartu identitas).

2. Lomba dibuka tanggal 1 Januari 20 12 dan ditutup tanggal 29 Februari 20 12 (stempel pos).

3. Naskah ditulis dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta komunikatif.

4. Tema cerita bebas (roman, komedi, misteri, horor, thriller, science-fiction, komedi, fantasi) asal tidak mengandung muatan SARA dan pornografi.

5. Naskah harus karya asli (buatan sendiri), bukan jiplakan, bukan adaptasi dari karya lain yang telah lebih dulu ada, belum pernah dipublikasikan di media (komersial) manapun, dan tidak sedang diikutkan dalam lomba serupa, dibuktikan dengan surat pernyataan yang dilampirkan.

Syarat Khusus

1. Naskah diketik di kertas berukuran A4 sepanjang 4-6 halaman dengan spasi 1,5 menggunakan font Times New Roman 12 pt (maksimal 12.000 karakter).

2. Jika menggunakan mesin ketik manual , naskah diketik dengan spasi 2 sepanjang 6-8 halaman kertas kuarto (A4).

3. Panitia tidak menerima naskah yang ditulis dengan tulisan tangan walau sejelas apapun.

4. Peserta dapat menggunakan nama samaran namun tetap harus menyertakan nama asli (sesuai akta kelahiran dan kartu identitas) dalam biodata dan curriculum vitae.

5. Naskah dikirim dalam bentuk hardcopy (print out/ketikan) sebanyak rangkap 3 (tiga) dan dikirimkan ke PANITIA “ g-Mag z Cerpen Asyik 2012 ” , Kompleks SMK Negeri 11 Semarang, Jl Cemara Raya, Banyumanik, Semarang 50267 (tidak menerima pengiriman naskah via e-mail).

6. Lampiri naskah dengan ringkasan cerita (sinopsis), curriculum vitae, fotokopi kartu identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/paspor/kartu pelajar/kartu mahasiswa), dan foto terbaru berwarna pose bebas ukuran 4R.

7. Setiap naskah yang dikirimkan wajib dilampiri dengan formulir lomba (asli) dan dua seri kupon lomba dari Majalah Gradasi ( edisi November 2011 sampai dengan edisi Januari 2012) atau bukti pengiriman uang sejumlah Rp 16.000 ke Redaksi Majalah Gradasi.

8. Peserta dapat mengirimkan lebih dari satu naskah.

9. Tiap naskah dikirim dalam amplop terpisah dan masing-masing dilengkapi dengan lampiran formulir lomba dan dua kupon asli atau bukti pengiriman uang sejumlah Rp 16.000 ke Redaksi Majalah Gradasi.



LOMBA MENULIS CERPEN BERTEMA K-POP (DL 30 Januari 2012)
Oleh Petra Shandi di Hubsche Maedchen Writers Grup

Anyeonghaseo…



Dalam rangka memperingati ulang tahun saya di bulan Februari nanti. Ada even lomba Menulis cerpen dimana tema yang diangkat adalah tentang K-POP. Kenapa K-POP? Saya yakin temen-temen sudah tahu, gila KPOP sudah merajarela di Indonesia. Nah, di kesempatan yang baik ini ada bagusnya kita berkreativitas dengan mengangkat tema K-POP pada sebuah cerpen. Lalu tema K-POP itu seperti apa sih? Ada banyak hal yang bisa diangkat disini. Entah tentang kecintaan temen-temen pada Boysband-Boysgirl Korea, atau Lagu Korea yang bisa dijadikan inspirasi bahkan tentang selebritis idola temen-temen. Saya yakin kalian ada satu atau dua Korean idol yang disuka. Atau mengadaptasi dari sebuah drama korea kesukaan temen-temen (tapi bukan niru ya? heheh ). Selain itu mengangkat budaya Korea itu sendiri gak masalah kok.



Tapi tetap harus digaris bawahi walaupun ini tema K-POP ciri khas Budaya kita jangan dihilangkan ya? Misalnya nama. Itu sebabnya saya mensyaratkan satu tokoh utamanya bernama Petra, Shandi, Ezar atau Satria. Cukup pilih satu nama saja.



Berikut Ketentuan lengkapnya :

1. Peserta adalah Warga Negara Indonesia.

2. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik & benar

3. Naskah harus karya asli, bukan terjemahan.

4. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak, elektronik & online dan tidak sedang diikutsertakan dalam sayembara lain.

5. Memiliki akun FB dan berteman dengan saya, Petra Shandi serta mengajak (membagikan) ke wall teman fb minimal 20 teman.

6. Peserta hanya boleh mengirim 1 naskah terbaiknya. Keputusan juri mengikat. Tidak dapat diganggu-gugat dan tidak ada surat menyurat.

7. Naskah di kirim ke email: ezarsatria@ymail.com dengan subjek email: KPOP_Judul Cerpen_Nama Penulis dengan nama file Judul Cerpen_nama penulis.

8. Naskah dikirim paling lambat 31 Januari 2012 pukul 00.00 WIB

9. Diketik dengan komputer di atas kertas HVS kuarto dengan jarak 1,5 spasi. Font TNR, 12

10. Panjang naskah sekitar 6-10 halaman



Akan diambil tiga orang pemenang:

1. Juara I : Satu buku Novelet Cattelya, satu buku Kumcer Pirouette Love dan satu buku dari Leutika (Judul pilih sendiri)

2. Juara II : Satu buku Novelet Cattelya dan satu buku Kumcer Pirouette Love.

3. Juara III : Satu buku Novelet Cattelya.

20 Naskah terpilih akan dibukukan di penerbit Indie. So, tunggu apalagi segera tulis cerpen teman-teman.



Selamat Berkarya, Gamsahamnida… Anyeong!!



Petra Shandi



Yuk mari ikutan menulis fiksi bertema Pramuka-DL 30 januari 2012

Kenapa sih Pramuka lagi-Pramuka lagi. Eits Pramuka gag ada matinya lho?! Karena mulai dari anak kecil sampai dewasapun (read; sesepuh. Piiiss ah) masih bersemangat dalam gerakan Pramuka. Makanya nich anggota pramuka semakin banyak setiap tahunnya. Dan kamu, paling tidak pernah kan mencicipi yang namanya dunia kepanduan ini.



Menyambut 50 tahun gerakan pramuka di dunia dan 100 tahun kepanduan di Indonesia kemarin, kami meluncurkan sebuah buku kebanggaan pramuka ini nih yang aku pegang. Dan dalam kesempatan kali ini kami para penulis mengajak teman-teman lainnya untuk gabung uga dalam ajang menulis di bawah ini yang kami bagi dalam 2 kategori. Simak ya

Syarat-syaratnya:

1. Fiksi Foto

Syarat Khusus

• Tuliskan cerita fiksi mini antara 300-500 kata dari cover buku I am Proud To Be Scout. Tulisan-tulisan yang ada dalam seluruh cover boleh dijadikan isi dalam cerita. Misal nama penulis, nama grup.

• Boleh menceritakan seluruh isi cover buku (depan dan belakang), namun boleh juga menceritakan sebagian isi dari cover buku (missal; tendanya saja, tas ransel, menurut kreativitas penulis

• Documen diBeri nama file : FiksiFoto – Judul tulisan (contoh: FiksiFoto – I am Proud To Be Scout)

1. Flas Fiction

Syarat Khusus

• Tuliskan cerita fiksi mini antara 300-500 kata dengan tema tetap mengacu kepada kepramukaan. Bebas.

• Document diBeri nama file : FlashFiction – Judul Tulisan (contoh: FlashFiction – I am Proud To Be Scout)

Ketentuan umum :

1. Diketik di m.word 2003 atau disimpan dengan .doc

2. Setiap peserta boleh mengirimkan 2 naskah terbaiknya untuk setiap kategori

3. Kirimkan ke email antologipramuka@yahoo.co.id dengan email subjek masing-masing nama file document

4. Mencopy paste Info audisi ini di notes FB dengan men tag halaman I am Proud To Be Scout (yang buku, bukan aplikasi)

5. atau Mencopy paste info audisi di Blog kemudian mengirimkan linknya di halaman I am Proud To Be Scout (yang buku, bukan aplikasi)

6. Akan mendapat nilai lebih jika info lomba di sertai dengan foto diri bersama buku (tidak wajib, namun nilai lebih nya bisa dilihat di keterangan paling akhir). tuh Kayak punya mbak Nunu. Cakep ya...!!

7. Detlen audisi menulis fiksi ini sampai 30 Januari 2012

8. Update peserta dilaksanakan setiap minggu dan akan di beritahukan naskah yang layak dan yang tidak layak pada minggu berikutnya. Dan naskah peserta yang tidak layak boleh dikirimkan ulang setelah di revisi.

9. Karena ini audisi GRATIS bukan lomba, maka tidak ada ketentuan pemenang dan hadiah.

10. Naskah yang lolos audisi akan dibukukan dan royalty akan dibagikan rata sesuai jumlah naskah yang masuk (ketentuan berlaku; lihat keterangan)



Demikian pengumuman audisi menulis ini, dan naskah sudah bisa kami terima sejak dipublishkannya info audisi menulis ini. Terimakasih.

• Juri Awal / Mingguan ; Riu AJ, Nunu El-Fasa, Shabrina WS (masih dalam konfirmasi)

• Juri Akhir; Boim Lebon

Ket:

Jika naskah lolos dan publish audisi disertai dengan foto diri maka penulis berhak mendapatkan royalty yang kesepakatannya akan di atur kemudian. So! Tunjukkan gaya narsismu bareng buku.



Sidoarjo, 28 November 2011

Panitia



Lomba Cerpen Inspiratif “Menjadi Hero” (DL 31 Januari 2012)
Perjuangan hidup mencapai sebuah cita-cita tentu saja merupakan hal yang tidak mudah untuk dijalani. Tidak semua orang kuat untuk terus melangkah dan menerjang banyak rintangan demi menjadi seorang hero. Ya, hero bukan hanya sebatas orang yang berjuang di medan peperangan, tapi juga berjuang mencapai masa depan yang lebih baik dari titik nol atau mampu bangkit dari keterpurukan.

Nah, itulah pengantar singkat mengenai lomba untuk bulan Januari 2012 yang bertema “Menjadi Hero”. Tulislah sebuah cerita inspiratif (boleh kisah nyata atau fiktif belaka) yang berkisah tentang perjuangan seseorang dari titik nol hingga mencapai tujuan yang dicita-citakan selama ini. Buatlah sedramatis mungkin, menjadi sebuah cerita yang mampu menggetarkan nurani siapa pun yang membacanya, serta menjadi inspirasi untuk ditiru oleh siapa saja!



Silakan kirimkan naskah cerpen kamu ke alamat e-mail: lombadiva@gmail.com dengan format file Word berikut:

1. Panjang naskah 8-10 halaman (tidak dihitung biodata)

2. Ukuran kertas A4,TNR, spasi 2Margin atas (top): 4cm, kiri (left): 4cm, kanan (right): 3cm, bawah (bottom): 3cm

3. Nama file adalah judul cerpen

4. Subjek email adalah: hero#nama pena#judul cerpen

5. Lengkapi naskah kamu dengan biodata narasi (mencantumkan nomor yang bisa dihubungi) di bagian akhir cerpen. Cantumkan pula alamat blog, akun facebook, dan twitter milik kamu ya:D

6. Lomba ini berlangsung selama bulan Januari 2012 dan ditutup 31 Januari 2012 pukul 23.59 WIB

7. Lama penjurian adalah 1 bulan

8. Naskah-naskah terbaik akan dipilih untuk dibukukan oleh DIVA Press.

9. Masing-masing pemenang berhak mendapatkan hadiah paket buku beserta sampel buku antologi dari lomba ini.

10. Nah, mari mulai membuat karya inspiratif yang mampu mengubah seseorang menjadi lebih baik!!

11. Lomba dimulai sekarang!!!

Kamis, 15 Desember 2011

cinta yang salah


Cinta yang salah
Entah berapa ratus kali jus alpukat itu teraduk-aduk oleh sendok di tangan Sani. Kalau sendok dan jus itu bisa berbicara, pasti sudah sejak tadi mereka berteriak memprotes Sani.
Kejujuran memang sangat mahal, bahkan Sani nggak bisa nerima kejujuran yang terlontar dari sahabat tersayangnya itu.
Sani mengusap kaca jendela yang berembun, memandangi hujan yang sudah kembali turun. Perasaan dan pikirannya kacau.

Masih terngiang dengan jelas di telinga Sani tentang kejujuran dari sahabat tersayangnya.
" Aku cuma berusaha jujur walaupun menyakitkan. Walaupun aku tidak tahu kamu masih bisa nerima aku sebagai sahabatmu atau tidak. "
Sani diam, tampak kacau.
" Aku jatuh cinta, San... Tolong mengerti aku ".
Sani tetap terdiam. Sani menarik nafas lirih mencoba menenangkan hati yang bergemuruh.
" Maafin aku, San..... Maafin karena....aku... Aku mencintai kamu."
Hati Sani semakin bergemuruh antara rasa sakit dan marah yang bercampur menjadi satu. Berubah menjadi rasa pilu yang tak tertera.
" Aku sayang kamu...."
" Aku juga sayang kamu...." jawab Sani cepat.
" Tapi rasa sayang yang aku rasakan itu berbeda !! Bukan rasa sayang seperti yang kamu rasakan sekarang ." Irsa menatap Sani dengan perasaan bersalah.
" Memangnya rasa sayang seperti apa yang kamu rasakan ?" tanya Sani, dingin.
" Tidakah kamu mengerti ???"
" Hal apa yang harus aku mengerti..???" jawab Sani cepat, ada nada emosi yang keluar dari nadanya.
" Sikap dan perhatian yang selama ini aku berikan dan kasih sayang yang aku curahkan. Kamu tidak merasakan hal yang berbeda ???"
" Aku tidak butuh rasa sayang yang seperti itu. Yang aku butuhkan adalah penyangkalan dari kamu kalau semua yang kamu ucapkan itu adalah candaan nggak jelasmu."
" Karena inilah aku. Menyangkal pun percuma..... Karena beginilah aku. Maaf kalau aku mengecewakanmu."
Sani terdiam nggak bisa berkata-kata lagi. Lalu beranjak pergi meninggalkan Irsa.

Sani terhanyut dalam lamunannya. Pandangannya menatap keluar jendela. Hujan turun dengan derasnya, seolah mengerti kalau hatinya sedang dirundung mendung.

Kebanyakan orang memandang sesuatu yang menyimpang itu merupakan hal yang tabu. Hal yang harus dijauhi. Hal yang merupakan dosa besar. Sedangkan sebagian orang yang memandang hal itu merupakan penyakit yang nggak ada obatnya di dunia ini. Penyakit hati yang seharusnya tak layak ada. Mungkin hanya sedikit orang yang menilai sesuatu yang menyimpang itu hanyalah hal aneh yang perlu pemakluman lebih untuk mengerti bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna, tidak ada suatu kelebihan tanpa adanya kekurangan ataupun sebaliknya. Walaupun begitu, tetap saja pemakluman yang dirasa hanyalah sebatas pemikiran saja. Kenyataannya celaan ataupun tatapan risih saja menjadi tindakan yang kerap kali dilakukan.

Sani tidak bisa membayangkan bila hal itu terjadi pada Irsa, sahabat tersayangnya. Sahabat yang sedari kelas satu SMU itu selalu berada di sampingnya. Sahabat dalam tawa, dalam sedih dan dalam berbagi cerita.
Tiga tahun bersama Irsa, tak sedikit pun terlintas di benak Sani kalau Irsa lesbi!
Tiga tahun itu ternyata Sani sama sekali tidak mengetahui apa-apa tentangnya. Tentang perasaannya yang bagi Sani tak ada tempat.
Apakah ini dampak dari keluarganya yang bercerai dan kekerasan yang diterimanya di awal tahun kehidupannya?
" Aku yakin dan aku tidak akan menyesali dengan apa yang terjadi padaku." ucap Irsa kala.
" walaupun semua orang akan mengucilkanmu dan memandang sebelah mata seolah keberadaanmu tak di anggap ?" Sani mengajukan pertanyaan-pertanyaan dengan nada sedikit emosi. Bagaimana tidak, Sani khawatir dengan sikap keras kepalanya itu yang tidak memperdulikan perlakuan orang-orang terhadapnya. Mayoritas orang berpendapat, seseorang yang memiliki kelainan seperti memiliki perasaan terhadap sesama merupakan orang yang tidak bisa menerima kodrat yang sudah ditetapkan oleh Sang Pencipta.
" Setiap orang pasti ingin memiliki kehidupan yang normal. Menjalani hidup dengan tenang tanpa harus dibayangi perasaan takut yang harus disembunyikan rapat terhadap orang-orang. Begitu juga denganku. Aku tidak ingin seperti ini, tak ingin memiliki perasaan lain yang mrnyimpang seperti ini juga. Namun aku sendiri tidak bisa menentang hidupku seperti ini, tidak menentang hidupku seperti ini, tidak bisa mencegah perasaanku yang tak selayaknya ada. Semakin aku menghilangkan perasaan ini justru semakin kuat perasaan ini tumbuh apakah aku salah mempunyai perasaan seperti ini ?"
Sani menatap Irsa. Kesedihan terlihat jelas di wajahnya.
" Memiliki cinta bukanlah suatu kesalahan. Merasakan cinta buat seseorang juga tidaklah keliru. Tapi apakah kamu sadar dengan perasaan cinta yang kamu miliki ? Cinta itu seharusnya tak ada dan tak boleh tumbuh di hati kamu..."
" Aku nggak minta kamu membalas cintaku. Aku tahu, kamu cewek biasa yang ingin mencintai dan dicintai oleh cowok. Nggak seperti aku."
Sani menatap Irsa sesaat lalu membuang pandangannya jauh-jauh.
" Aku ada kelas sekarang."
Sani beranjak dari tempat duduknya.
" Aku antar,"
" Nggak usah." tolak Sani dan segera berlalu meninggalkan Irsa.

Sani enggak tahu harus gimana. Sani nggak mau kehilangan sahabat seperti Irsa, tapi Sani takut kalau lama-lama ada perasaan benci atau mungkin perasaan jijik. Tapi haruskah aku menghindari Sani?
Sani menarik nafas panjang. Biarlah semuanya seperti ini dulu. Semua memang perlu waktu...termasuk Sanu dan Irsa.